Kamis, 11 Januari 2018 - 14:39:32 WIB
Diikuti Empat Kontestan Masyarakat Leluasa Memilih
Author : Adek Rudi Hidayat
Kategori: Riau - [ 2087 ]


PEKANBARU,RAnews.tv– Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) 2018 pada Juni mendatang positif diikuti empat kontestan. Ini setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau menerima empat bakal pa­sangan calon (bapaslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Riau sejak pendaf­taran dibuka Senin (8/1) hingga Rabu (10/1).

Pasangan Syamsuar-Edy Nasution yang diusung PAN, PKS dan NasDem menjadi pendaftar pertama. Mereka mendaftar pada hari pertama. Pada hari kedua atau Selasa (9/1) giliran Firdaus-Rusli Effendi yang diusung Partai Demokrat dan Gerindra menyambangi KPU Riau. Pada hari terakhir kemarin ada dua bapaslon yang mendaftar. Yakni petahana Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno yang diusung Golkar, PDIP, dan Hanura. Sedangkan pasangan Lukman Edy-Hardianto yang diusung PKB dan Gerindra menjadi kontestan terakhir yang mendaftar malam tadi.

Pengamat politik Riau, Saiman Pakpahan menilai adanya empat kontestan di Pigubri 2018 menjadi keuntungan bagi masyarakat sebagai pemilih. Masyarakat punya banyak pilihan calon yang dianggap layak memimpin.

“Tentu ini menjadi keuntungan bagi masyarakat untuk bisa memilih secara leluasa ketimbang hanya ada dua calon yang memang tidak ada pilihan. Ketika ada empat, maka masyarakat akan lebih dimudahkan,” katanya.

Sedangkan dari sisi bapaslon, menurut Saiman, dengan banyaknya kandidat tersebut akan menguntungkan juga bagi pasangan petahana. Pasalnya petahana secara tidak langsung sudah menguasai Riau empat tahun belakangan. Sehingga sosia­lisasi dengan bapaslon lain lebih luas karena sebelum­nya sudah menjabat.


“Selain itu, petahana juga memiliki pemilih loyal 10 persen. Dan itu bisa menjadi modal dasar untuk pemenangan. Tapi kalau hanya dua pasangan, petahana akan sedikit kewalahan. Tapi karena ada empat, dugaan suara akan terbagi menjadi besar,” ujarnya.

Namun demikian, lanjut Saiman, peluang calon lain tetap ada. Tergantung bagaimana para calon itu dapat menyakinkan masyarakat bahwa mereka lebih hebat dari calon petahana. Karena masyarakat tentunya dapat menilai bagaimana kerja petahana selama ini.

“Indikator itu bisa juga jadi pertimbangan masyarakat untuk memilih. Untuk itu para calon lain bisa memanfaatkan kesempatan itu,” sebutnya.

Dengan banyaknya kepala daerah yang maju dalam pilkada serentak di Riau, Saiman juga mengingatkan pengawasan terhadap penggunaan fasilitas negara harus ditingkatkan. Menurutnya, selain petugas pengawas, media juga punya peran dalam hal pengawasan itu.

“Media juga peran untuk menginformasikan jika ada pelanggaran dalam hal ini penggunaan fasilitas negara. Di samping memang ada lembaga khusus yang dibentuk mengawasi pilkada,” tutupnya.

Sumber: Riaupos.co


    0 Komentar :



    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)