Kamis, 04 Januari 2018 - 09:47:35 WIB
Warga Keluhkan Ceceran Tanah Timbun
Author : Adek Rudi Hidayat
Kategori: Riau - [ 7435 ]


KOTA,RAnews.tvRiau Pos memantau ada beberapa aktivitas penimbunan lokasi pembangunaan yang menyisakan masalah ceceran tanah timbun.

Pertama, di Jalan Tuanku Tambusai ujung, Kecamatan Tampan. Ceceran tanah timbun mulai dari persimpangan Jalan Bima dekat RS Prima sampai ke Jalan Tuanku Tambusai depan SD IT Al Ulum.

Ceceran tanah timbun di sini cukup tebal. Debu pun beterbangan mengganggu pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor dan pedagang makanan yang berjualan di pinggir jalan.

Salah seorang pedagang Dedi (32), menjelaskan,  tak hanya pengendara yang menjadi korban dari tumpukan tanah timbun tersebut. Para penjual makanan seperti dirinya harus menutup tempat  dagangannya dengan menggunakan terpal, agar tidak kotor terkena debu yang beterbangan.

“Terpakasalah kami tutup sedikit buah-buahannya dengan terpal putih. Kalau nggak bakalan kotor kena debu. Mana mau pembeli beli ke tempat kami kalau kotor,” katanya, kemarin.

Lokasi kedua adalah di Jalan HM Noer, Kecamatan Rumbai Pesisir. Di sini, tepat di depan lokasi penimbunan, jalan sudah rusak parah. Jalan yang semula beraspal,sekarang telah berubah menjadi jalan tanah kuning yang berlubang dan becek saat hujan.

Lokasi berikutnya adalah di Jalan Citra Labersa, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukitraya. Tumpukan tanah timbun berwarna kemerah-merahan tampak mengering di badan jalan. Debu pun beterbangan. Ada dua proyek pembangunan perumahan di jalan ini.

Amrid (34), salah seorang pengendara yang melintasi Jalan Citra Labersa kepada Riau Pos mengatakan, debu dan tanah timbun yang sudah menebal di jalan tersebut sudah sangat mengganggu mobilisasi warga setempat.


Warga sengaja dipaksa untuk menghirup udara kotor dari debu yang berterbangan. Belum lagi mobil pengangkut timbunan tanah timbun yang sering membuat kondisi Jalan Citra Labersa macet,  karena antrean keluar masuk mobil bertonase besar tersebut.

“Susah kali kalau mau jalan ke sana. Apalagi kalau sudah siang, debunya minta ampun,” ucapnya.

Ia berharap kepada Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk dapat sesegera mungkin menindak atau memberikan peringatan kepada kontraktor, agar debu dan tanah timbun tak dibiarkan berceceran di badan jalan, yang membuat keselamatan warga jadi taruhannya.

Sementara itu, Camat Bukitraya Masykur Tarmizi SSTP MSi, ketika dikonfirmasi mengatakan, dirinya telah meminta kelurahan, Babinsa dan Babinkamtibmas setempat untuk melihat lokasi, agar dapat berkoordinasi langsung dengan pimpinan proyek dan tanah yang masih bertumpuk bahkan mengeras di jalan agar diperhatikan.

‘’Sudah saya perintahkan RW/RT dan lurah setempat, didampingi juga dengan Babinsa dan Babinkamtibmas Bukitraya untuk turun ke lokasi sebelum libur panjang beberapa waktu lalu, untuk melakukan upaya koordinasi dengan pengembang,’’ terangnya.

Ia berjanji akan  memantau ke lokasi bila sampai Senin (8/1), jalan tersebut masih dikotori tanah timbun.

Sumber: Riaupos.co


    1 Komentar :

    12win casino
    19 Januari 2018 - 03:46:46 WIB

    Terrific work! This is the kind of info that are meant to be shared around the internet.

    Disgrace on the search engines for now not positioning this submit higher!
    Come on over and visit mmy ite . Thanks =)
    << First | < Prev | 1 | Next > | Last >>

    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)