Rabu, 06 Desember 2017 - 14:33:46 WIB
Pembangunan Dua Fly Over Di Pekanbaru Harus Selesai Ditahun 2018.
Author : Adek Rudi Hidayat
Kategori: Riau - [ 2469 ]


PEKANBARU,RAnews.tv–Pembangunan dua flyover di Pekanbaru akhirnya disahkan dan tidak ada perubahan dalam rencana teknis pembangunan, seperti yang sudah dibahas oleh Komisi IV dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau sebelumnya.

Ketua Komisi IV DPRD Riau, Hardiyanto mengatakan, hampir semua pembahasan di Komisi IV sebelumnya disetujui oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau.

Bahkan untuk anggaran flyover SKA yang sebelumnya berjumlah Rp 160 miliar ditambah menjadi Rp 161 miliar.

Sedangkan untuk flyover Pasar Pagi Arengka jumlahnya tetap Rp 80 miliar.

“Flyover sudah fix, tinggal pelaksanaan pembangunan di 2018, dilaksanakan dalam satu tahun penganggaran. Hampir tidak ada perubahan dari yang sudah kita bahas sebelumnya, dan tidak ada persoalan di Banggar, semuanya diterima,” kata Hardiyanto,Rabu (6/12/2017).

Politisi Gerindra ini menjelaskan, pihaknya mewanti-wanti perencanaan dan lelang kegiatan, agar dimulai secepatnya.

Terutama untuk flyover SKA yang menurutnya harus dimulai sejak awal.

“Kita tekankan pihak PUPR, agar Januari sudah mulai lelang untuk fisik, kemudian paling lambat awal Februari sudah kontrak, sehingga penyelesaian bisa dilaksanakan dengan target. Sedangkan untuk lelang Menajemen Kontruksi (MK) bisa dilaksanakan pada Desember 2017 ini,” imbuhnya.

Sedangkan untuk Detail Engineering Design (DED) menurut Hardiyanto menggunakan DED lama yang sudah direvisi desainnya, dan sudah dianggarkan dalam APBD Perubahan 2017 lalu.

Hardiyanto berharap, agar pembangunan cukup dilakukan dalam satu tahun penganggaran tersebut dan langsung tuntas, dan jangan sampai terbengkalai.

Jika sempat terbengkalai, maka menurutnya akan membuat masyarakat malah makin kesusahan, karena tiang dan pondasi flyover tersebut akan makin mengganggu pengguna jalan.

“Jangan sampai niat ingin mengurai kemacetan, malah membuat macet semakin parah, jika pekerjaannya terbengkalai. Tiang-tiang yang dibangun dan tak selesai justru akan membuat macet semakin parah, karena jalur yang digunakan semakin sempit,” tuturnya.

Oleh karena itu, menurut Hardiyanto, pembangunan dua fly over di Pekanbaru tersebut harus selesai tahun 2018.

“Wajib hukumnya selesai dalam satu tahun, kalau tidak akan terbengkalai,” ujarnya.


Sumber: Tribunpekanbaru.com


    0 Komentar :



    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)