Rabu, 06 Desember 2017 - 09:28:56 WIB
Obesitas Pemicu Penyakit
Author : Adek Rudi Hidayat
Kategori: Nasional - [ 3424 ]


RAnews.tv-ZAMAN dulu, gemuk identik dengan sehat.

Sebaliknya, kurus dianggap penyakitan.

Padahal, sesungguhnya, gemuk belum tentu sehat.

Sebab, kegemukan bisa saja bentuk dari obesitas, alias kelebihan berat badan.

Obesitas merupakan penumpukan lemak yang berlebihan akibat ketidakseimbangan asupan energi dengan energi yang digunakan dalam waktu lama.

Dalam bahasa sederhana, obesitas adalah kelebihan lemak yang disimpan oleh tubuh.

Apa yang masuk ke dalam tubuh tidak seimbang dengan apa yang dikeluarkan tubuh.

Masalah ini dapat terjadi pada siapa saja, tak peduli itu tua, muda bahkan balita.

Masalah obesitas merupakan epidemik yang dirasakan hampir seluruh negara di dunia dan menjadi penyebab meningkatnya angka penderita Penyakit Tidak Menular (PTM), seperti penyakit kardiovaskuler, diabetes mellitus, kanker, osteoartritis, dan sebagainya.

Meski termasuk kelompok PTM, penyakit-penyakit tadi menjadi penyebab utama tingginya angka kematian di berbagai negara di dunia.

Secara umum ada tiga faktor penyebab obesitas, yaitu perilaku, genetik, dan lingkungan.

Dari ketiga aspek itu, faktor perilaku dan lingkungan merupakan penyebab terbesar masalah ini.

Berdasarkan laporan gizi global atau Global Nutrition Report tahun 2016, disebutkan bahwa faktor perilaku dan lingkungan menyumbang 70 persen dari kasus obesitas di dunia.

Nah, di Indonesia, penyebab obesitas terbanyak juga dipengaruh oleh faktor perilaku dan lingkungan ini.

Salah satu contoh, adalah berkurangnya aktivitas fisik seiring dengan meningkatnya taraf hidup.

Gerak gerik dan tindak tanduk mengalir dengan mudah, tanpa harus keluar keringat.

Naik gedung, cukup pencet lift atau naik eskalator.

Pesan makan dan minuman, bisa lewat aplikasi digital.

Ini hanya sebagian kecil kemudahan yang membuat kita sedikit beraktivitas fisik.

Semua aktivitas ini dikenal dengan sebutan aktivitas sedentari.

Dengan kata lain, aktivitas sedentari adalah aktivitas yang dilakukan di luar waktu tidur, namun hanya mengeluarkan sangat sedikit kalori.

Alhasil lemak pun menumpuk dan menyebabkan kegemukan.

Apalagi bila, asupan makanan mengandung kalori dan lemak tinggi, maka makin cepat proses obesitas terjadi.

Oleh karena, agar terhindar dari obesitas, salah satu yang harus dilakukan adalah, lakukan aktivitas fisik, minimal 30 menit sehari.

Kemudian, perhatikan betul komposisi gizi makanan yang akan dikonsumsi.

Semoga, dua cara ini menghindarkan kita dari obesitas.


Sumber: Tribunpekanbaru.com


    0 Komentar :



    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)