Jumat, 24 November 2017 - 14:48:19 WIB
Kerusakan Jalan Mandau Dibiarkan
Author : Adek Rudi Hidayat
Kategori: Riau - [ 2660 ]


DURI,RAnews.tv- Polongan dan badan jalan yang karam beberapa waktu silam di Jalan Abdul Latif dekat SMPN 16 dan SMAN 8 Mandau, dalam wilayah Kelurahan Air Jamban, Duri memang sudah berhasil diselesaikan pembangunannya.

Bahkan untuk mengatasi keadaan tersebut, Pemkab Bengkalis tahun anggaran 2017 telah menganggarkan dana untuk pembangunan satu unit jembatan kecil. Proyek tersebut sudah selesai dikerjakan rekanan beberapa waktu lalu.

Meski demikian, proyek tersebut dinilai belum mampu mengatasi seluruh persoalan di lokasi itu.

Pasalnya, badan jalan yang diaspal malah rusak di sekitar pembuatan jembatan dan tetap terbiar begitu saja.

Akibatnya, pengendara mengalami kesulitan saat melintas di area tersebut. “Kalau bawa mobil melintasi jembatan itu harus hati-hati. Karena ada cekungan di badan jalan persis di kedua sisi cor-coran jembatan, mobil bisa nyangkut di situ,” ujar Anto, warga setempat.Terkait hal itu, pemuka masyarakat Mandau, Refri Amran pada Riau Pos, Kamis (23/11) menyampaikan rasa kurang puas. Menurut dia, apapun proyek pembangunan yang dilaksanakan pemerintah, seharusnya bisa menuntaskan semua persoalan yang ada. Bukan sebaliknya, pembangunan itu malah menimbulkan permasalahan baru bagi masyarakat.

“Kalau dapat seperti motto Pegadaianlah, menyelesaikan masalah tanpa masalah. Namun itu baru setakat harapan saja. Di daerah ini masih banyak proyek pembangunan yang menimbulkan masalah baru. Mungkin salah satunya adalah pembangunan jembatan di Jalan Abdul Latif itu,” ucap Refri.

Selain karena tidak sempurnanya perencanaan, menurut Refri terbiarnya badan jalan aspal yang rusak di sekitar jembatan itu mungkin juga dipicu oleh masih lemahnya pengawasan.

“Dalam survei kan diketahui apa dampak yang akan timbul dari suatu proyek pembangunan. Itu harus jadi pertimbangan utama dalam perencanaan. Seharusnya, semua dampak itu langsung diatasi. Kalau tidak ada dalam rencana proyek, pemborong seharusnya punya tanggung jawab moral untuk meminimalisir dampak tersebut. Sebenarnya, rekanan harus bisa mengklirkan itu,” imbuhnya.


Sumber: Riaupos.co


    0 Komentar :



    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)