Rabu, 15 November 2017 - 14:49:16 WIB
Kesadaran Masyarakat Tertib Berlalu Lintas Masih Rendah
Author : M. Arpoda Nafiz Tampubolon
Kategori: Riau - [ 1323 ]


PEKANBARU,RAnews.tv- Hari terakhir pelaksanaan Operasi Zebra Siak 2017, pekerjaan rumah masih tersisa bagi jajaran Polda Riau untuk memberi penyadaran bagi masyarakat dalam tertib berlalu lintas. Tercatat, pemberian tindakan langsung (tilang) bagi masyarakat menyentuh angka 11.366 pelanggar, meningkat 93 persen dari tahun lalu.

Operasi Zebra sudah berakhir Selasa (14/11). Dari data yang diperoleh Riau Pos dalam pelaksanaan sejak tanggal 1-13 November 2017, pemberian tilang dan teguran bagi pengendara yang terjaring razia berbanding terbalik. Di mana tilang meningkat tajam, namun teguran menurun hingga 51 persen. Naiknya jumlah pemberian tilang menunjukkan tren kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas masih rendah.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, Selasa (14/11) memaparkan, peningkatan 93 persen pemberian tilang ini dihitung dari pemberian tilang tahun lalu yang berjumlah hanya 5.889 kasus. ‘’Tahun ini tilang diberikan pada 11.366 pelanggar, naik 93 persen,’’ jelasnya.

Dia melanjutkan, pada 2017 ini, dalam 13 hari pelaksanaan Operasi Zebra di seluruh Riau, teguran justru menurun 51 persen. Tahun lalu 2.719 kasus, sedangkan tahun ini ada 1.376 kasus. ‘’Jika digabungkan, total tilang dan teguran seluruhnya 12.709. Sementara tahun lalu, gabungan pelanggaran tilang dan teguran hanya 8.606 kasus,’’ paparnya.

Untuk pelanggar, sejauh ini masih didominasi oleh pengendara sepeda motor. Tahun ini ada 8.420 pelanggar terdata, sementara tahun lalu 4.373 pelanggar. ‘’Trennya naik juga 93 persen (809 kasus, red). Roda dua yang mendominasi,’’ imbuhnya.

Selain sepeda motor, kendaraan penumpang tahun ini yang berhasil ditindak terdata 1.255 pelanggar. Pada jenis ini terjadi peningkatan hingga 181 persen dibanding tahun lalu, yang hanya sebanyak 446 pelanggar. Selanjutnya bus yang diproses sebanyak 89 pelanggar, yang juga meningkat dibanding tahun sebelumnya, sebanyak 57 pelanggar.

Pelanggaran yang  dilakukan mobil barang juga terdata tahun ini meningkat. Tahun ini ada 1.599 pelanggar yang ditindak, meningkat dibanding tahun 2016 sebanyak 998 pelanggar. Terakhir kendaraan khusus sebanyak tiga pelanggar. Ini menurun dibanding tahun lalu sebanyak 16 kasus.

‘’Total pelanggaran kendaraan saat Operasi Zebra pada tahun ini berjumlah 11.336. Tren naik 93 persen dibanding tahun 2016, dengan jumlah total pelanggaran kendaraan sebanyak 5.889 kasus,” tutup mantan Kapolres Pelalawan ini.

Sumber: Riaupos.co


    0 Komentar :



    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)