Selasa, 29 Agustus 2017 - 08:55:47 WIB
PLTBG Rantau Sakti Rohul Terancam Bangkrut dan Tutup
Author : M. Arpoda Nafiz Tampubolon
Kategori: Riau - [ 10300 ]


ROHUL,RANEWS.TV - Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBG) yang berada di desa Rantau Sakti Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, terancam tutup. 
 
Hal ini disebabkan akibat penurunan jumlah pelanggan, pasca masuknya Pelayanan PLN di beberapa Desa Di Kecamatan Tambusai Uatara, yang sebelumnya dilayani PLTBG.
 
Upaya kerjasama PLTBG Dengan PLN, agar PLN dapat membeli daya yang dihasilkan PLTBG tak kunjung terealisasi, sehingga menyebabkan PLTBG kini kesulitan  memenuhi biaya operasional yang terbilang cukup besar.
 
Kepala Desa rantau sakti Purwadi menyatakan, upaya kerjasama dengan PLN sebenarnya sudah dirintis selama 3 tahun ini. Namun karena proses yang terlalu panjang dan berbelit-belit, kerjasama pembelian daya PLTBG oleh PLN tak kunjung teralisasi. 
 
Diakuinya, saat ini saja pemanfaatan daya PLTBG hanya tinggal 20 persen saja, dari daya 1 MW daya yang dihasilkan.
 
"Sejak PLN masuk di beberapa desa di tambusai utara, hampir 80 persen total penduduk mahato sakti, sudah beralih dari PLTBG ke PLN. Akibatnya pemasukan PLTBG kini sudah jauh berkurang dari biasanya, bahkan pekerja PLTBG saat ini sudah banyak yang berhenti karena PLTBG tidak mampu memberi gaji yang layak kepada mereka," tutur Purwadi.
 
Mengingat daya PLTBG yang tersisa cukup besar, Purwadi berharap kepada PLN dapat membeli daya PLTBG serta mengakomdir pelayanan litrik di masyarakat rantau sakti dan Mahato Sakti. 
 
Ia juga berharap, DPRD Riau dapat memfasilitasi persoalan ini dengan instansi terkait, agar keberadaan PLTBG yang dibangun anggaran negara sebesar 30 miliar ini tidak sia-sia.
 
"Mengingat kondisi daya PLTBGyang tersisa cukup besar, maka kami berharap daya listrik yang dihasilkan PLTBG ini dapat dibeli PLN. Feed backnya, PLN dapat mengakomodir Listrik masyarakat rantau sakti dan mahato sakti. Terkait lembaga apa yang akan mengelola PLTBG ini kami bersedia asalkan PLTBG ini dapat terus termanfaatkan," harapnya.
 
Persoalan ini disayangkan Anggota DPRD Riau Syamsurizal. Menurutnya, di tengah rendahnya tingkat elektrifikasi di rohul saat ini seharusnya PLN dapat memmamfaatkan Pembangkit yang ada. 
 
Untuk itu, mantan Kepala BPBD riau ini berjanji  untuk memfasilitasi persoalan ini dengan melakukan hearing dengan Dinas terkait.
 
"Secepatnya kita akan mengadakan hearing dengan dinas sumber daya alam dan energi Riau untuk menyelamatkan PLTBG ini," janji s
Syamsurizal. Ahad (27/8/201u), usai melakukan reses di desa rantau sakti.
 
PLTBG rantau sakti yang beroperasi sejak tahun 2014 merupakan pilot project pengembangan energi baru terbarukan kementerian ESDm. 
 

PLTBG ini telah menjadikan desa rantau sakti sebagai desa mandiri energy. Diharapkan, ekpansi yang dilakukan PLN tidak mematikan PLTBG, sehingga Fasilitas pembangkit yang sudah ada saat ini bias terus dapat dimanfaatkan.


Sumber: Riaugreen


    0 Komentar :



    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)