Sabtu, 15 Juli 2017 - 12:15:06 WIB
Berikut Penjelasan Kemkominfo Soal Pemblokiran Telegram
Author : M. Arpoda Nafiz Tampubolon
Kategori: Teknologi - [ 129927 ]


JAKARTA,RANEWS.TV -Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) pada Jumat telah meminta Internet Service Provider (ISP) untuk melakukan pemutusan akses (pemblokiran) terhadap sebelas Domain Name System (DNS) milik situs aplikasi percakapan Telegram.

"Pemblokiran ini harus dilakukan karena banyak sekali kanal yang ada di layanan tersebut bermuatan propaganda radikalisme, terorisme, paham kebencian, ajakan atau cara merakit bom, cara melakukan penyerangan, disturbing images, dan lain-lain yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan di Indonesia," demikian siaran pers Kementerian Kominfo, Jumat.

Adapun ke-11 DNS yang diblokir adalah t.me, telegram.me, telegram.org, core.telegram.org, desktop.telegram.org, macos.telegram.org, web.telegram.org, venus.web.telegram.org, pluto.web.telegram.org, flora.web.telegram.org, dan flora-1.web.telegram.org. Dampak terhadap pemblokiran ini adalah tidak bisa diaksesnya layanan Telegram versi web (tidak bisa diakses melalui komputer).

"Saat ini kami juga sedang menyiapkan proses penutupan aplikasi Telegram secara menyeluruh di Indonesia apabila Telegram tidak menyiapkan Standard Operating Procedure (SOP) penanganan konten-konten yang melanggar hukum dalam aplikasi mereka. Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," kata Dirjen Aplikasi Informatika Semuel A. Pangerapan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa aplikasi Telegram ini dapat membahayakan keamanan negara karena tidak menyediakan SOP dalam penanganan kasus terorisme.

Dirjen Aptika juga menegaskan, dalam menjalankan tugas sebagaimana diamanatkan oleh Pasal 40 UU No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Kemkominfo selalu berkoordinasi dengan lembaga-lembaga Negara dan aparat penegak hukum lainnya dalam menangani pemblokiran konten-konten yang melanggar peraturan perundangan-undangan Indonesia.


Sumber: Riaugreen.com


    4 Komentar :

    kursi tiffany jepara
    17 Oktober 2017 - 07:41:09 WIB

    You are so awesome! I don't think I've read a single
    thing like that before. So wonderful to discover another person with some unique thoughts on this topic.
    Seriously.. thank you for starting this up. This web site is one
    thing that is needed on the internet, someone with
    a little originality!
    kursi tamu mewah jepara
    17 Oktober 2017 - 11:43:40 WIB

    Excellent post. I was checking constantly this
    weblog and I am impressed! Extremely helpful info specifically the remaining part :
    ) I maintain such information much. I used to be looking for this
    certain information for a long time. Thank you and best of luck.
    kursi tiffany jepara
    17 Oktober 2017 - 13:28:43 WIB

    It's an amazing article in favor of all the web people; they will take benefit from it I am sure.
    sugar bear hair target
    18 Oktober 2017 - 11:10:31 WIB

    Thank you for the auspicious writeup. It in fact was a amusement
    account it. Look advanced to more added agreeable from you!
    By the way, how can we communicate?
    << First | < Prev | 1 | Next > | Last >>

    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)