Sabtu, 17 Maret 2018 - 13:37:18 WIB
Nekat Curi Motor Demi Sabu
Author : Adek Rudi Hidayat
Kategori: Riau - [ 4188 ]


PEKANBARU,RAnews.tv- T (20) mungkin sudah ditakdirkan masuk penjara. Dengan menggunakan baju warna oranye nomor 05 dan 30, dia bersama temannya S (20) digiring dari sel tahanan Polresta Pekanbaru, Jumat (16/3).

Kedua warga Jalan Kuantan V Gang Pinang Kelurahan Sekip, Limapuluh itu diamankan karena melakukan pencurian sepeda motor milik temannya Ari Suwondo warga Jalan Lokomotif Limapuluh Pekanbaru, Senin (5/3) lalu.

"Waktu itu kor­ban tengah bertamu ke rumah tersangka T dan di rumah tersebut saat itu tersangka S meminjam sepeda motor korban," kata Kasat Reskrim Kompol Bimo Aryanto melalui Kanit Buser Polresta Pekanbaru Ipda Rachmat Wibowo.

Tanpa pikir panjang dan tak kenal kawan, waktu itu tersangka Surya langsung pergi menduplikat kunci sepeda motor korban hingga kembali ke rumah T. Berselang beberapa waktu, karena merasa jenuh dengan rutinitas di sana, S pun putar otak dan mengajak korban untuk bermain biliar di salah satu tempat di Jalan Jenderal Sudirman, seakan telah di-setting T pun disuruh datang menyusul.

Dengan senang hati melihat ajakan tersebut, korban dan tersangka Surya beranjak dari rumah menuju ke lokasi. Malang tak dapat ditolak beberapa waktu di sana setelah puas bermain dan menuju parkiran, ternyata sepeda motor Supra X 125 dengan nopol BM 2643 JM milik korban sudah tidak ada lagi.

Usut punya usut, setelah korban melaporkan kasus tersebut kepada pihak berwajib, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru langsung melakukan penyelidikan dan meminta sejumlah keterangan saksi."Terungkapnya kasus tersebut berawal dari hasil rekaman CCTV, waktu itu terlihat jelas tersangka T mendorong sepeda motor," kata pria yang kerap disapa Rambo ini.

Berdasarkan penyelidikan petugas dengan mengumpulkan barang bukti serta keterangan saksi-saksi dan petunjuk dari rekaman CCTV itu, tersangka langsung diamankan di kediamannya di Kecamatan Limapuluh.

Setelah melakukan penyelidikan dan pengembangan akhirnya tersangka lainnya juga turut dari ditangkap petugas. Hingga setelah diamankan, keduanya langsung digelandang ke Mapolresta Pekanbaru untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut. Sementara itu dari pengakuan kedua tersangka, mereka nekat melakukan perbuatan tersebut karena untuk membeli sabu- sabu yang kerap mereka komsumsi.

"Kami menggunakan sabu sabu, sebagian lainnya kami gunakan untuk bermain," kata T.
Keduanya mengakui bahwa perbuatan melanggar hukum itu sangat mereka sesali. K e depannya mereka berjanji tidak akan mengulang kembali. "Sudah dua kali kami lakukan, pertama kami menggunakan kunci duplikat satu lagi kami paksa membawanya, rata rata kami jual dengan harga Rp1,9 juta," ujarnya lagi.

Sementara itu adapun barang bukti yang diamankan petugas berupa satu  lembar fotokopi STNK sepeda motor Honda Supra X 125 BM 2643 JM, satu buah kunci kontak asli sepeda motor. Atas perbuatan tersebut, keduanya dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.


Sumber: Riaupos.co


    0 Komentar :



    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)