Selasa, 13 Februari 2018 - 13:27:46 WIB
Awasi Politik Uang dan SARA
Author : Adek Rudi Hidayat
Kategori: Riau - [ 8772 ]


PEKANBARU,RAnews.tv-Kurang dari sepekan, masa kampanye Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) 2018 sudah dimulai. Untuk itu seluruh petugas pengawas diminta jeli mengawasi jalannya kampanye, terutama yang berkaitan dengan politik uang serta suku agama dan ras dan antargolongan (SARA).

Hal itu dikemukakan langsung oleh Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Abhan, saat memberikan sambutan pada kegiatan jelajah pengawasan coklit Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Pilkada 2018 di lapangan Masjid Nurul Jannah, Jalan Cipta Karya, Tampan, Ahad (11/2).

Ia menegaskan, seluruh petugas pengawas Pemilu mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota hingga kelurahan harus bekerja ekstra dalam melakukan tugas pokoknya. Menurutnya, beberapa calon atau tim sukses kerap membungkus kegiatan politik dalam suatu acara keagamaan. “Terutama selama Ramadan nanti. Karena kegiatan keagamaan ini rawan disisipi dengan agenda politik. Jangan sampai terjadi politik uang,” pesannya.

Kepada seluruh jajaran Bawaslu Riau yang hadir pada pagi itu, Abhan meminta agar menyiapkan strategi khusus dalam proses pengawasan. Menurutnya, pengawas harus ada di setiap tahapan sesuai tugas pokok dan fungsi. Sehingga setiap tahapan yang ada dapat terpantau baik dengan tujuan penyelenggaraan pilkada yang aman, damai dan bersih.

Soal kegiatan coklit, pria kelahiran Pekalongan 50 tahun silam itu menyampaikan bahwa pihaknya (Bawaslu) harus memastikan semua masyarakat yang memiliki hak suara terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Melalui gerakan coklit serentak yang akan berakhir pada 18 Februari 2018 mendatang, tidak ada lagi permasalahan krusial menyangkut DPT.

“Tugas dan fungsi pengawas memastikan tahapan berjalan dengan aturan. Kami sebagai pengawas harus memastikan semuanya masuk kedalam DPT. Ini dari jelajah pengawas coklit, seluruh jajaran pengawasan kami harus bekerja optimal,” ujar dia kepada wartawan di sela kegiatan.

Sejauh ini, dari laporan KPU yang diterima Bawaslu pelaksanaan coklit telah berjalan baik. Meski ada beberapa kendala, namun hal itu bisa di atasi dengan maksimal.”Persentasenya sudah banyak. Harapan kami tentu itu (coklit) terpenuhi semua. Saya kira ini hasil sinergitas kami KPU,” tambahnya.

Kepada warga, Abhan berpesan agar melapor jika ada yang merasa belum tercoklit. Karena kegiatan coklit sangat penting dalam suksesi pilkada serentak. ”Hal itu bisa terlihat jika ada persengketaan. Di mana dalil DPT pasti muncul. Maka dari itu peran aktif masyarakat juga diharapkan selama proses coklit ini. Silakan melaporkan jika belum dicoklit oleh PPDP,” ajaknya.

Sementara itu Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan turut mengapresiasi pelaksanaan jelajah pengawasan coklit. Menurutnya, pelaksanaan kegiatan yang langsung melihat kepada kondisi real di lapangan itu sangatlah penting.

Usai pembukaan Ketua Bawaslu RI beserta jajaran langsung menuju lokasi perumahan warga. Rombongan melihat satu persatu rumah yang telah ditempeli stiker tanda telah tercoklit. Adapun lokasi perumahan yang didatangi terletak di wilayah perbatasan Pekanbaru-Kampar. Tepatnya di Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tampan.


Sumber: Riaupos.co


    0 Komentar :



    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)