Selasa, 13 Februari 2018 - 12:11:19 WIB
Astra dan Grup Djarum Jadi Investor Go-Jek, Menkominfo Sumringah
Author : Adek Rudi Hidayat
Kategori: Nasional - [ 8785 ]


Jakarta,RAnews.tv -Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, menyambut baik kehadiran PT Astra International Tbk (Astra) dan PT Global Digital Niaga (GDN) yang merupakan bagian dari Grup Djarum, sebagai investor baru Go-Jek.

Rudiantara berharap kehadiran dua investor besar dalam negeri tersebut akan menarik lebih banyak pihak untuk berinvestasi pada startuplokal.

Pria yang karib disapa Chief RA ini mengatakan pengumuman dana segar dari Astra dan Grup Djarum merupakan investasi terbesar dari dalam negeri terhadap startup  unicorn Indonesia.

Saat ini, Indonesia memiliki empat startup dengan valuasi lebih dari US$1 miliar yaitu Go-Jek, Traveloka, Tokopedia dan Bukalapak.

Total investasi Astra dan GDN sendiri mencapai ratusan juta dollar. Astra mengucurkan dana ke Go-Jek sebesar US$ 150 juta atau berkisar Rp 2 triliun, sedangkan GDN belum mengumumkan nilai investasinya.

“Yang saya senang hari ini, selama ini memang ada investor dalam negeri ke empat unicorn, tapi hari ini yang diumumkan (Astra dan Grup GDN) adalah yang terbesar. Hal ini semakin menunjukkan bukan hanya asing, tapi Indonesia juga bisa masuk ke unicorn,” tutur Rudiantara saat ditemui di Ayana MidPlaza, Senin (12/2/2018).

Lebih lanjut, Rudiantara mengungkapkan bertambahnya investor dalam negeri di startup lokal, sekaligus akan membuat investor dalam dan luar negeri semakin yakin untuk berinvestasi di Indonesia.

Ia berharap akan semakin banyak investor yang menanamkan modal pada startup lokal.

“Ini (kehadiran investor lokal) multi-player efeknya karena akan meningkatkan kepercayaan dari investor asing dengan melihat ada investor Indonesia yang masuk, dan mereka juga ingin masuk (menjadi investor),” katanya.

Tumbuhnya startup Indonesia menjadi unicorn, kata Rudiantara, menunjukkan bahwa industri ini baru dimulai. Ia berharap startup Indonesia akan terus tumbuh.

“Ini industri baru dimulai, mungkin secara keseluruhan market cap (kapitalisasi pasar) unicornIndonesia sudah lebih dari US$ 10 miliar. Itu jumlahnya sangat besar dan menunjukkan adanya kepercayaan investor,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Rudiantara juga berkata kerja sama antara perusahaan atau organisasi berbasis teknologi digital semacam ini dapat memberikan keuntungan sekaligus meningkatkan perekonomian bangsa Indonesia.

"Dengan terus meningkatkan kerja sama, kita akan mendorong penguatan ekonomi di ASEAN dan dunia. Kita adalah leader nya," kata Rudiantara, di Jakarta, Senin (12/2), saat menghadiri peluncuran kerja sama investasi dana modal dari Astra untuk Go-Jek.

Lebih lanjut ia menuturkan, saat ini pola pikir bisnis sudah perlu beralih ke arah pemanfaatan teknologi digital. Hal tersebut disebabkan perkembangan teknologi digital yang semakin cepat sehingga perlu penyesuaian.

"Dengan adanya kerja sama Astra dan Go-Jek, dapat menjadi pemantik perubahan transisi revolusi menuju ekonomi digital," ujar Rudiantara.

Presiden Direktur Astra Prijono Sugiarto menyampaikan, suntikan dana investasi modal ke Gojek bertujuan meningkatkan kesejahteraan kedua perusahaan dan masyarakat Indonesia.

Ia menuturkan, Astra antusias dapat menjadi bagian dari perjalanan Go-Jek dan berharap kerja sama ini dapat memberikan nilai tambah bagi bisnis Astra dan ekonomi bangsa.

Senada dengan Prijono, Founder dan CEO Go-Jek, Nadiem Makarim menyebut misi Astra dan Go-Jek sama, yakni memajukan Indonesia melalui pemberdayaan masyarakat.


Sumber: liputan6.com


    0 Komentar :



    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)